Album foto lama kubuka malam ini. Lembar pertama satu foto dengan background dinding warna putih. Sekilas mirip pas foto untuk kartu identitas. Seorang laki-laki dengan kumis agak tebal dan jenggot yang juga agak tebal. Sesosok laki-laki gagah dizamannya. Yang terlihat difoto itu, ia seperti mengenakan seragam kerja berwarna biru langit. Sebuah seragam yang menjadi bukti bahwa Ia pernah berjuang. Berjuang akan cinta yang dulu diikrarkan dihadapan penghulu
Senin, 25 Juni 2018
AYAH #2
Album foto lama kubuka malam ini. Lembar pertama satu foto dengan background dinding warna putih. Sekilas mirip pas foto untuk kartu identitas. Seorang laki-laki dengan kumis agak tebal dan jenggot yang juga agak tebal. Sesosok laki-laki gagah dizamannya. Yang terlihat difoto itu, ia seperti mengenakan seragam kerja berwarna biru langit. Sebuah seragam yang menjadi bukti bahwa Ia pernah berjuang. Berjuang akan cinta yang dulu diikrarkan dihadapan penghulu
Kamis, 21 Juni 2018
AYAH #1
Gerimis rintik-rintik perlahan turun. Daun-daun pohon mangga di depan rumah berjatuhan. Pohon nangka di samping rumah nampak berbuah lebat. Buah nangkanya berbentuk unik, tidak seperti buah nangka kebanyakan. Mungkin karena hasil dari mencangkok buahnya bisa unik seperti itu. Tapi, pohon nangka itu punya tetangga makanya ada di samping rumah.😁
Tepat di depan rumah sebelah kanan, pohon Asam tumbuh dengan sehatnya. Menurut penglihatanku seperti itu. Sehat. Pohon asam itu juga hasil mencangkok, sebab itu pohonnya imut dan tidak besar seperti pohon asam biasanya. Dulu pohon asam itu di tanam di sebuah ember yang biasa digunakan untuk membawa adonan semen yang difungsikan sebagai pot tanaman. Karena pohonnya semakin besar jadilah si pohon di tanam ke tanah langsung.
Jumat, 01 Juni 2018
AWAN #2
Angin pagi membawa serta pasukannya menerjang pada arah yang sudah ditugaskan kepadanya. Menerbangkan debu-debu kehidupan. Membuat pohon-pohon bergoyang menjatuhkan daun-daunnya. Pagi terasa sejuk di Negeri Awan ini. Berkas-berkas sinar pagi menelisik masuk melalui jendela. Negeri Awan amatlah indah. Pohon-pohon menghijau menyejukan, pun ketika pohon-pohon itu meranggas, tetap indah.
Aku tengah berada di ruang tamu bersama Bapak dan Ibu, menikmati berita pagi dari salah satu stasiun tv. Bapak tampak serius menyimak, sementara Ibu sibuk menata bunga di atas meja.
"Pemerintah mengeluarkan inovasi baru yaitu beras sachet. Beras saset tersebut dijual dengan harga 2.500/ sachet, setiap sachetnya berisi sebanyak 200gr. Adanya produk baru tersebut diharapkan bisa membantu dan mengurangi beban masyarakat yang tidak bisa membeli beras kiloan." Dengan lancar dan sangat jelas pembawa berita menyampaikan beritanya.
Tiba-tiba tv menjadi gelap tak bergambar. Aku clingak-clinguk tak mengerti karena kipas angin masih menyala menandakan listrik tak mati. Ternyata Bapak yang mematikan tv. Kabel tv dicabutnya dari sumber listrik. Aku merasa heran, kalau memang tv mau dimatikan kenapa tidak pakai remot saja?
AKSESORIS
/Aksesoris/
Hari-hari selalu disibukan dengan aktivitas pabrik. Berangkat pagi pukul 07.00 dan pulang pukul 16.00. Lace, webbing dan elastic adalah benda-benda yang dijumpai hampir setiap hari. Mereka adalah sekelompok aksesoris sepatu. Sekelompok barang yang apabila tidak ada diwaktu yang sudah ditentukan membuatku panik kelimpungan karena para customer bahkan buyer semakin bawel menagih barang tersebut untuk segera dikirim.
Gak tau kenapa yah kalo inget kata aksesoris yang muncul dibenak yaitu pernak-pernik atau semacam perhiasan yang penuh keindahan. Aksesoris sendiri merupakan barang tambahan atau barang yang berfungsi sebagai pelengkap atau pemanis busana. Para wanita pasti tahu berbagai macam aksesoris, mulai dari aksesoris untuk hiasan kepala sampai aksesoris yang dikenakan di kaki.
Wanita mana yang tidak menyukai keindahan? mustahil jika ada wanita di belahan bumi ini yang tidak menyukai keindahan. Menyukai keindahan bukan berarti bebas semau sendiri mengaplikasikan sesuatu demi tercipta suatu keindahan.
Kamis, 26 April 2018
RINDU
Kau adalah sebuah rahasia yang indah
Kau lebih indah dari pesona senja
Kau lebih indah dari pesona senja
Indah. Iyah indah,
itu yang aku lihat sejak jumpa pertama. Saat itu Kau tak menyadari ada Aku yang
terpesona sejak pertemuan pertama. Mungkin terlalu berlebihan jika aku
menyebutnya sebagai pertemuan pertama sebab kita tak pernah berencana akan
pertemuan itu. Dalam keramaian bukan dalam ruang dan waktu yang khusus yang
kita sengaja. Kita memang tak pernah merencanakan pertemuan itu, namun Tuhan
dan juga semesta berencana. Bertemu denganmu yang indah yang bahkan lebih indah
dari pesona senja, Bagaimana mungkin aku menyebutnya sebagai kebetulan? Sedang
segala sesuatu yang terjadi pada semutpun adalah Rencanya-Nya.
Sabtu, 07 April 2018
AWAN #1
Aku terpana pada sebuah kisah. Kisah yang menurutku amat mengagumkan. Hiduplah sebuah keluarga kecil, mereka adalah pasangan suami istri. Namanya adalah Zaghanos dan istrinya bernama Halima. Merwka mempunyai tiga orang anak. Zaganos adalah seorang pendakwah yang cerdas yang namanya terkenal di seluruh penjuru Negeri. Negeri itu bernama Negeri Awan.
Tahun 2018 dimana teknologi semakin merambah keseluruh bagian Negeri Awan. Anak-anak kecil sudah terbiasa dengan dunia digital. Permainan-permainan tradisional sudah sangat jarang ditemui. Anak-anak di Negeri Senja disibukan dengan dunia digital yang sebenarnya telah meracuni pikiran meraka. Kontrol serta pengawasan orang tua harus benar-benar sempurna untuk melindungi anak-anaknya dari bahaya kemajuan teknologi yang tak terbendung.
Di era majunya teknologi dimana anak-anak muda menghabiskan waktunya berselancar di dunia maya berkecimpung di berbagai media sosial, hampir tidak mungkin jika mereka tidak mengenal sosok Zaghanos. Zaghanos, ia juga seorang pegiat media sosial yang berjuang mendakwahkan islam melalui dunia maya. Ia menyadari hidup manusia sekarang ini bahkan lebih banyak berada di dunia maya, untuk itu ia merasa perlu berdakwah melalui media sosial. Melalui tulisan.
Aku salah satu orang yang mengagumi sosok Zaghanos. Tulisan-tulisannya selalu membuka pikiran. Tulisan-tulisan nya menunjukan bahwa ia adalah orang yang cerdas dan mempunyai tingkat keilmuan yang tinggi. Kecerdasannya membuatku berpikir bahwa Negeri Awan sangatlah beruntung mempunyai rakyat seperti Zaghanos. Sesosok laki-laki yang sangat kritis atas permasalahan-permasalahan yang menimpa negeri. Ia sangat berani menyuarakan kebenaran dan melawan kemungkaran meski harus berhadapan dengan penguasa yang amat dzolim.
Langganan:
Postingan (Atom)


