Share it

Selasa, 23 Juli 2013

Sejarah Perkembangan Software




Sejarah Perkembangan Software Microsoft Office - Microsoft Office adalah sebutan untuk paket aplikasi perkantoran buatan Microsoft dan dirancang untuk dijalankan di bawah sistem operasi Windows. Beberapa aplikasi di dalam Microsoft Office yang terkenal adalah Excel, Word, dan PowerPoint.

Pertama diterbitkan pada 1983 dengan nama Multi-Tool Word untuk Xenix, versi-versi lain kemudian dikembangkan untuk berbagai sistem operasi, misalnya DOS (1983), Apple Macintosh (1984), SCO UNIX,OS/2, dan Microsoft Windows (1989). Setelah menjadi bagian dari Microsoft OfficeSystem 2003 dan 2007 diberi nama Microsoft Office Word.

Banyak ide dan konsep Word diambil dari Bravos, pengolah kata berbasis grafik pertama yang dikembangkan di Xerox Palo Alto Research Center (PARC). Pencipta Bravo, Charles Simonyi, meninggalkan Xerox PARC dan pindah ke Microsoft pada1981. Simonyi juga menggaet Richard Brodie dari PARC. Pada 1 Februari 1983,pengembangan Multi-Tool Word dimulai.Setelah diberi nama baru Microsoft Word, Microsoft menerbitkan program ini pada25 Oktober 1983 untuk IBM PC. Saat itu dunia pengolah kata dikuasai oleh Word Perfect dan juga WordStar.Word memiliki konsep "What You See Is What You Get", atau WYSIWYG, dan merupakan program pertama yang dapat menampilkan cetak tebal dan cetak miring pada IBM PC.

Perkembangan Software Microsoft Office



#1 Microsoft Office 3.0
Microsoft Office 3.0 dirilis pada bulan Agustus 1992, berisi Word 2.0, 4.0 Excel, PowerPoint 3.0 dan Mail 3.0. Ini adalah versi pertama Office yang juga dirilis pada CD-ROM. Pada tahun 1993, Microsoft Office Professional dirilis, yang ditambahkan Microsoft Access 1.1.

#2 Microsoft Office 4.0, 4.1, 4.2
Microsoft Office 4.0 dirilis berisi Word 6.0, 4.0 Excel, PowerPoint 3.0 dan Mail. Firman itu disebut Word 6.0 sebagai sudah ada versi Macintosh Word 3, 4 dan 5 (Excel dan PowerPoint sudah bernomor sama dengan versi Macintosh).

#3 Microsoft Office 95
Dirilis pada bulan Agustus 1995. Sekali lagi, nomor versi yang diubah untuk menciptakan paritas di paket - setiap program yang disebut versi 7.0 kecuali Word. Ia dirancang sebagai sebuah versi 32-bit sepenuhnya cocok dengan Windows 95. Office 95 tersedia dalam dua versi, Office 95 Standard dan Office 95 Professional. Versi standar terdiri dari Word 7.0, Excel 7.0, 7.0 PowerPoint, dan Schedule + 7.0. Edisi profesional berisi semua item dalam versi standar ditambah Access 7.0. Jika versi profesional dibeli dalam bentuk CD-ROM, juga termasuk Bookshelf.

#4 Microsoft Office 97
Versi ini dirilis dengan banyak fitur dan pengembangan dibandingkan versi sebelumnya. Pengenalan terhadap command bar, sesuatu hal yang baru dimana menu dan toolbar dibuat lebih mirip dengan visual design-nya. Office 97 juga memiliki fitur Natural Language System dan Sophisticated Grammar Checking. Ini versi yang pertama kalinya menggunakan Office Assistant.

#5 Microsoft Office 2000
Pada versi ini bayak opsi - opsi disembunyikan. Tentunya opsi tersebut juga penting, tetapi kecil penggunaannya oleh orang awam. Jika ingin digunakan opsi ini dapat dimunculkan. Salah satunya adalah Macro. Mengapa disembunyikan? Karena bisa menyebarkan virus macro. Office 2000 adalah versi terakhir yang bisa dijalankan di Windows 95. Pada versi ini juga tidak ada Product Activation. Enak kan? Product activation mulai ada di versi selanjutnya.

#6 Microsoft Office XP (2002)
dirilis bersamaan dengan Windows XP, dan merupakan upgrade besar dengan berbagai perangkat tambahan dan perubahan atas Office 2000. Office XP memperkenalkan fitur Safe Mode, yang memungkinkan aplikasi seperti Outlook untuk boot jika dinyatakan mungkin gagal. Kantor Safe Mode memungkinkan untuk mendeteksi dan memperbaiki atau memotong sumber masalah, seperti registry yang rusak atau rusak add-in. Tag Smart adalah sebuah teknologi diperkenalkan dengan Office XP. Beberapa tag cerdas beroperasi berdasarkan aktivitas pengguna, seperti membantu dengan kesalahan mengetik. Tag ini pintar yang disertakan dengan produk, dan tidak diprogram. Untuk pengembang, meskipun, ada kemampuan untuk membuat tag kustom cerdas. Dalam Office XP, tag kustom pintar bisa bekerja hanya dalam Word dan Excel. Microsoft Office XP termasuk perintah suara terintegrasi dan kemampuan dikte teks, serta pengenalan tulisan tangan. Office XP adalah versi terakhir untuk mendukung Windows 98, ME dan NT 4.0. Ini adalah versi pertama membutuhkan Aktivasi Produk sebagai tindakan anti-pembajakan, yang menarik kontroversi luas.

#7 Microsoft Office 2003
Sesuai namanya, versi ini dirilis pada tahun 2003. Dengan fitur logo baru. Dua aplikasi baru juga ada yaitu, Microsoft InfoPath dan OneNote. Ini versi yang pertama kalinya menggunakan gaya Windows XP beserta Icon-nya. Outlook 2003 memberikan fungsi yang telah berkembang seperti Kerberos authentication, RPC over HTTP, dan Cached Exchange Mode. Pada versi ini juga ada penyaring junk mail yang telah dikembangkan. Office 2003 merupakan versi terakhir yang mendukung Windows 2000. Versi ini juga merupakan versi yang paling banyak dipakai di Indonesia terutama untuk Rental dan Warnet dalam kurun waktu terakhir 2009.

#8 Microsoft Office 2007
Dirilis pada tahun 2007. Fitur baru Office 2007 ini termasuk antarmuka pengguna grafis baru yang disebut Fluent User Interface, menggantikan menu dan toolbar yang telah menjadi landasan Kantor sejak awal dengan toolbar tab, yang dikenal sebagai Pita; baru format file berbasis XML yang disebut Open Office XML, dan masuknya Groove, aplikasi perangkat lunak kolaboratif.

#9 Microsoft Office 2010
Diselesaikan pada tanggal 15 April 2010, dan dibuat tersedia bagi konsumen pada tanggal 15 Juni 2010. Office 2010 diberi nomor versi 14,0, untuk menghindari nomor versi 13.0 karena takhayul yang berhubungan dengan nomor tiga belas. Fitur utama dari Office 2010 termasuk menu file belakang panggung, alat-alat kolaborasi baru, pita disesuaikan, melihat dilindungi dan panel navigasi. Microsoft Office 2010 juga dilengkapi dengan logo baru, yang mirip dengan logo 2007, kecuali di emas, dan dengan bentuk yang sedikit dimodifikasi.

#10 Coming Soon Microsoft Office 15
Akan dirilis sekitar tahun 2013

Referensi:
http://www.websejarah.com/2012/11/sejarah-perkembangan-software-microsoft.html



Senin, 19 Maret 2012

Putri Tamaela


Putri Tamaela

    Ahir-ahir ini sering ku lewati hari-hariku dengan nya. Aku merasa nyaman bersamanya, maela gadis yang ku kenal tiga minggu yang lalu di pertigaan jalan kober.
Saat itu pagi-pagi sekali sekitar jam lima lebih seperempat,  aku sedang olahraga di pertigaku menghampirinya dan berkenalan dengannya. Setelah pertemuan itu aku dan maela menjadi akrab.
Tak terasa sudah tiga minggu aku mengenal maela. Itu artinya satu minggu lagi aku harus pulang ke Jakarta. Aku datang ke desa ini bersama ditto dan teman-teman untuk melaksanakan tugas kuliah yaitu mengamati keadaan social budaya di desa ini.kami menginap di rumah pak lurah.
Maela, dia cantik dn menawan, hatiku tergetar saat melihat senyumnya. Senyuman yang indah dari bibirnya yang manis.
     Saat mentari memancarkan cahayanya, saat itulah kebahagiaan menghampiriku. Kebahagiaan ketika aku bersama maela.
“Pagi” dengan semangat maela menyapaku.
“Pagi juga” aku melihat matanya berbinar-binar, senyumnya begitu mengagumkan. Maela tahukah kau dengan perasaan ini? Baru kali ini aku menyadari rasa yang ada di hati ini semakin menyudutkan. Semakin membuat aku tak berdaya mengusai pikiranku. Maela, aku tak pernah berniat untuk memintamu untuk menjadi pacarku. Aku hanya nyaman dengan keadaan ini.
Kuperhatikan tingkahnya yang selalu ceria. Saat ia berjingkat, saat ia meloncat seperti kanak-kanak. Semua yang ada pada dirinya membuat aku semangat menghadapi hidup ini.
Kuperhatikan tingkahnya yang dselalu ceria. Ku lihat kerlingan matanya yang menggoda. “Hei…kamu kenapa lihatin aku terus? Aku cantik yah?” maela mengagetkan aku. Membuat lamunanku buyar. Ia merasa diperhatikan olehku. Matanya yang selalu meneduhkan memelototiku. Membuat aku tersenyum tak lucu. “Siapa bilang kamu cantik?” kataku  mencoba menggoda. Kulihat ia cemberut.“ Ngambek yah kok cemberut gitu?” mencolek dagunya. “Ngak, ngapai aku ngambek seperti anak kecil saja” kata maela membela diri.
“Maela manis kamu memang cantik.”
“Sudah deh nggak usah puji-puji aku.”
“Memangnnya kenapa? Nggak suka dipuji sama orang lain? Kamu memang cantik maela.”
 “Apaan sih” maela tersenyum sambil menabok pundakku.
“Wah…tambah cantik lagi kalau tersenyum.”
“Kamu bisa aja membuat aku tersenyum” hampir saja maela menabok pundakku lagi, untung saja aku segera berlari. Maela mengejarku. Akhirnya kami bermain kejar-kejaran. Aku sangat bahagia saat-saat seperti ini.
“Ga, Ega” tiba-tiba seseorang memanggilku. Ternyata Dito “ ada apa to?”
“Ngapain kamu berlari ke sana ke mari sendirian? Kayak nggak ada kerjaan lain saja. Ntar disangka orang gila baru tahu rasa.”
“Sembarangan kalau ngomong. Aku sedang bermain sama maela.”
“Maela siapa? Perasaan aku baru dengar.”
“Si Mae. Aku kan sudah pernah cerita sama kamu.”
“Terus Mae nya mana?”
“Itu” aku menunjuk Maela. Aku kesal sama Dito, Maela sedang duduk di gubuk kecil itu tetapi Dito pura-pura tidak melihat.
“Mana?” Tanya Dito lagi.
“Itu. Masa kamu nggak lihat sih? Maela sedang duduk di gubuk kecil itu. Maela sini!” maela hanya tersenyum kepadaku.
“Mana? Nggak ada” ditto benar-benar membuat aku naik darah.
“Dito jangan buat aku kesal, pura-pura nggak lihat segala lagi.”
“Ya ampun Ega aku serius. Yang ada kamu yang bikin aku kesal. Di gubuk kecil itu nggak ada siapa-siapa.”
“Ah kamu jangan bercanda. Maela sedang duduk di gubbuk kecil itu, dari tadi dia senyum-senyum ngelihatin kita. Kamu jangan pura-pura nggak melihatnya nanti dia tersinggung.” Aku memandang kearah Maela, dia tersenyum kepadaku.
“Ga, kamu jangan bercanda di gubuk kecil itu nggak ada siapa-siapa.” Dito sedikit emosi kepadaku. Aku heran di buatnya. mengapa dia tak mau mengakui kalau Maela sedang duduk di gubuk kecil itu? Tak biasanya Dito bercanda sampai kelewatan kayak gini. Aku menengok ke gubuk kecil itu, hah Maela ke mana? Kenapa dia tiba-tiba menghilang?
“Dito Maela pergi ke mana? Kenapa dia tidak ada di gubuk kecil itu?”
“Kamu kenapa sih bercanda terus dari tadi? Nggak lucu tahu.” Ditto tertawa terpingkal-pingkal, sementara aku sangat kebingungan.
“Aku serius. Dari tadi kamu menghadap ke gubuk kecil itu, kamu tahu Maela pergi ke mana?” aku benar-benar nggak tahu kenapa Maela pergi.
“Sudah bercandanya? Nggak lucu tahu nggak sih. Mendingan kita pulang sudah laper nih belum sarapan.” Aku tak pedulikan ucapan Dito. Aku masih memikirkan maela. Maela kamu ke mana? Mengapa kau menghilang begitu saja? Apa yang sebenarnya terjadi.
“Kamu kenapa Ga?” Dito tampak heran.
“Aku masih memikirkan Maela.”  Jawabku dengan lemah.
“Ya ampun Ega. Aku harus bilang berapa kali supaya kamu percaya dengan ucapanku. Demi Allah aku nggak melihat siapa-siapa di gubuk kecil itu.”
“Tapi Maela tadi di situ.”
“Sejak kamu cerita tentang Maela aku belum pernah melihat kamu bersama Maela, padahal kamu bilang setiap hari kalian bermain bersama.”
“Setiap hari Aku memang bersama Maela. Aku sudah lama berteman dengannya, sudah hampir satu bulan, to.” Ditto hanya mengernyitkan dahinya, dia geleng-geleng kepala.
Tiba-tiba terdengar suara tangisan seorang perempuan. Sepertinya aku kenal dengan suara itu, suara yang taka sing di telingaku. Tetapi suara siapa?
“Ga, siapa sih menangis. Suaranya keras sekali.”
“Mana aku tahu. Kayaknya suaranya dari sana.” Aku menunjuk ke arah sumber suara.
“Hah…kuburan?” ditto Nampak terkejut.
“Ke sana yuk!”
“Yang benar saja Ga? Nggak ah.” Ditto hampir saja pergi tetapi aku segera menarik tangannya “Ayo nggak apa-apa.”
Aku dan Dito berjalan menuju kuburan yang berada di seberang gubuk kecil tempatku biasa bermain dengan Maela. Dengan perlahan kami memasuki kuburan.
“Ga, pulang saja yuk!”
“Ntar dulu, aku penasaran siapa pemilik suara tangisan ini.”
Kami berjalan semakin ke tengah. Suara tangisan itu tiba-tiba terhenti. Aku merasa gemetar dan gelisah.”Ga, kenapa suaranya menghilang?” bisik Dito dengan suara gemetar.
“Entahlah.”
“Pulang yuk! Perasaanku tidak enak nih.”
“Aaaakh….tiba-tiba saja kakiku terpeleset. Aku terjatuh. Ditto juga ikut terjatuh karena tertarik oleh tanganku. Akh…pantatku terasa sakit.
“Aduh kakiku sakit banget Ga.” Dito mengeluh.
“Aku juga sakit.”
“Ga, lihat itu.” ditto menunjuk sebuah batu nisan di hadapan kami. Sementara tangan kirinya meremas  pundakku.
Aku sangat terkejut tatkala melihat sebuah batu nisan di hadapanku. Batu nisan itu bertuliskan : Putri Tamaela, lahir 25 april 1998, wafat 11 januari 2010. Jadi putri tamaela yang selama ini aku kenal dia sudah tiada. Kenapa bisa begini? Aku sangat takut dan gemetar.

Sabtu, 28 Januari 2012

PUISI (RASA)

Rasa

gerimis mengalir membasahi bumi
daun-daun bahagia mendapat rizki

disaat dingin menerpa kulit
hatipun ikut merasa
jantung berdegup mengimbangi jiwa

dikala hati kecewa karena cinta
jiwa terpagut sunyi
rasa tak menentu
jantung berdegup sangat kencang

apalah arti semuanya?
yang tak lain masalah hati
ucapkan Allahu Akbar karena hati yang merasa

Remaja

Remaja

Sesuatu kini datang menghampiri arena remaja
kadang suka kadang duka
Mungkin juga hati berdebar kencang
Saat bersamanya

Hati berkecimbung rasa
Berkata pada diri
Berkata tentang cinta

Akh, inikah remaja?

Keteguhan

Keteguhan

Berjalanlah di antara debu dan sejuknya angin
Biarlah mimpi datang menyerbu

Tetaplah erat pada setiap degup jantungmu
Pada suara kecil di hatimu
Disetiap keyakinan yang hakiki
Meski batin harus berperang dengan hasrat
Perang di atas kefatamorganaan


14 April 2010